Cumi oh Cumi

Ditengah kemacetan  (bigeyes)
Karena semalem tidak keturutan membeli cumi dan ikan gurami, paginya adik perempuan ku mengajak ke Kenjeran untuk membeli ikan cumi di pelelangan ikan arah akan menuju pantai Ria Kenjeran, sebelum beli pun niat sudah bulat untuk memasaknya dengan bumbu “Cumi Asam Manis” sampai di bela-belain browsing semaleman dengan resep yang pas, sesampai di Jalan Raya Kenjeran banyak motor yang ke arah yang sama dengan tujuan kita, bedanya mereka lebih dress up dari pada kita yang cuma pake baju rumah dan sendal jepit, hehehe. Plat motor merekapun juga sepertinya bukan penduduk Surabaya, yang ber plat (L), tapi kebanyakan ber plat (AG, S, W) dengan satu motor bisa sampai 4 penumpang, maksutnya satu keluarga gitu. tak lama kemudian kita terjebak macet plus gerimis, dan kami memutuskan balilk daripada dikirain ikutan rombongan rekreasi mereka,hihi (evil_grin)   Seberang Perum. Pantai Mentari gak kalah heboh, lahan kosong pun jadi tempat parkir bis, mobil dan motor, pasti tujuan mereka cuma 1, liat air ! kalo airnya kayak di wakatobi sih gak masalah, kenjeran gitu loohh, hehehhe.. Karena saya penduduk lokal agak keki juga sih, niat kami kesana bukan mau joged dangdutan sambil mainan air di Kenjeran, tapi cuma satu kok, beli Cumi ! yang berkunjungpun tak kalah heboh dengan high heels dan wedges mereka, hellloooo.. mau kondangan apa renang? wkwkwkwk (hassle) , balikpun masih terkena macet, dan macetnya gak tanggung-tanggung. sekitar 2 kilo menuju kenjeran sudah kayak konvoi partai padahal mereka mau rekreasi, gak kebayang deh nanti yang mana lautan air sama lautan manusia saking banyaknya. Yah, namanya juga mau liburan keluarga macetpun tak masalah. dan kami pun terkena macet akibat ikan cumi yang tak tersampaikan 🙁 dan pulanglah kami sambil membatin Cumi oh Cumi  (LOL)