Cara Hemat ke Pulau Lombok (Part 1)

Setelah penuh perjuangan mengurus pergantian pesawat karena pesawat saya promo dengan harga 214.000 untuk tiket pulang pergi dari perusaan yang sempat pailit, akhirnya pesawat yang berwarna hijau bisa mengangkut rombongan saya ke Lombok dari Bandara Juanda pukul 15.30 dan sampai di lombok pukul 17.30, kelihannya terbang selama 2 jam toh, padahal Lombok dengan surabaya kan beda 1 jam weekk, lama perjalan cuma 50 menit kok 🙂 . berbekal beberapa baju untuk 4 hari kedepan dan mengakali biar gak masuk bagasi (alias biar gak kena charge (ninja) ) sebelum take off mengambil beberapa moment memukau dari Gunung Agung di pulau seberang, Bali  🙂

Gung Agung Bali
Gunung Agung Bali

narseess
narseess

sebelum memetuskan backpack ke lombok ada beberapa tips untuk kesana biar murah, tapi agak sedikit terkejut ketika keluar dari bandara begitu rame orang dagangan bak pasar malem  (haha)  ini baru bandara yang pro backpacker seperti saya, wkwkwkkwk.. ada banyak penjual diluar bandara dengan jualan nasi bungkus, minuman ringan, kopi dll, untung  sebelumnya tidak membeli makanan di dalem bandara  (ninja)

Pedagang di depan Bandara Lombok
Pedagang di depan Bandara Lombok

catatan lagi, sebelum membeli sesuatu (entah makanan dan minuman) harus menanyakan harganya dulu, jika tidak harga yang dijual bisa2 lebih mahal dari harga biasanya, nah loh bisa parah ntar, harga nasi bungkus beragam, dari mulai 5.000 – 7.000 tapi karena saya coffeeholic jadinya membeli kopi yang harga secangkir kecilnya 3.000  (lonely) . Melanjutkan perjalanan ke arah senggigi dengan bus damri dengan harga 25.000, toleh kanan kiri udah sepi penumpang dan akhirnya kami sampai di senggigi ditempuh dengan waktu sekitar 2 jam, pukul 21.00 WITA kami banyak menerima tawaran homestay, dari mulai dormitory yang mendapat harga 50.000/ anak dengan kapasitas kamar besar untuk 10 orang (bareng bule donk) gak akh, akhirnya nyari yang sekamar biar bisa rame2, dapatlah kita backpacker inn di sana, jika kalian ingin mencari penginapan jangan mencari di pinggir jalan karena rata2 mahal, jika masih kuat dan rela berjalan di gang-gang dekat rumah warna malah lebih murah, rata-rata 80.000/kamar bisa rame2 pula, irit kan  (devil) , malam itu juga ada yang menawarkan persewaan motor dengan harga 45.000/harga dengan hanya meninggalkan 1 idcard saja, jadi bagi kalian yang ingin muter-muter lombok  saya sarankan sewa motor saja daripada duit habis untuk transport karena disana jarang angkutan, adanya taxi atau carteran mobil, tapi kalo pengen rame-rame ber-8 bisa lah carter mobil dengan harga 300.000 dibagi 8 orang  (okok) dengan konsep backpack dengan budget yang agak ngirit paginya kita sarapan nasi campur lagi, kali ini agak mahal karena sudah masuk kawasan wisata, tapi mau bagaimana lagi, kebanyakan disana restonya menjual menu masakan luar negri yang gak kenal (ngeles akh, soalnya mahal makanannya (ninja) ) dan jalan menuju pantai senggigi agak sedikit susah jika kita mau bertanya, karena kalo kita kurang teliti tidak akan menemukan tulisan arah ke pantai senggigi, and here I’m

Morning Pantai Senggigi
Morning Pantai Senggigi
Pantai Senggigi
Pantai Senggigi

 

Lombok terkenal dengan mutiara lautnya, harganya bisa 15.000 – 30.000, kalau kalian bisa menawar sambil kejar-kejaran bukan bikin video klip ini sama pedagangnya dapatlah kamu harga 15.000 nya deh  (devil) and I got it for my mum, cincin mutiara (tongue)  , sempet gak percaya sih itu mutiara atau bukan, tapi saya sempat percaya juga sih karena saat itu banyak nelayan mutiara yang sliwar sliwer di pantai  (applause)

Pedagang Mutiara dan Souvenir Senggigi
Pedagang Mutiara dan Souvenir Senggigi

saat itu pantai senggigi sangat sepi, saya sih beranggapan kita terlalu pagi ke pantai karena para bule masih pada tidur, tapi memang para pedagang bilang saat itu wisatawan memang lagi sepi, jadi saya menikmati pantai dengan leluasa lohhh  (banana_cool) . beberapa jam kemudian tibalah perjalan saya menuju pulau gili trawangan, dengan motor sewaan yang kita sewa selama 2 hari, motor melaju sedikit demi sedikit meninggalkan kawasan senggigi, dan pemandangan yang bikin kita takjub dengan ciptaanNya  (worship)

Senggigi Beach
Senggigi Beach

Karena kita berpisah dengan para backpacker ya lain, menuju bangsal (pelabuhan lombok ke gili trawangan) membutuhkan warna kurang lebih 2 jam, saat itu kita sempat tersasar karena sulitnya palang tulisan arah bangsal dan entah sudah berapa ratus kali kami bertanya ke warga sekitar, kadang ada yang kurang mengerti bahasa karena mereka memakai bahasa daerah mereka, yups hampir 60 % warga sana kurang lancar berbahasa indonesia, dan sampailah kita di pelabuhan Bangsal daerah Pemenang  dan memarkir motor sewaan kita, karena di gili trawangan dilarang mengendarai mobil atau motor biar terjaga polusinya (nice konsep  (worship) ) .

Pos Bangsal
Pos Bangsal
Daftar Harga menyebrang ke Gili Trawangan
Daftar Harga menyebrang ke Gili Trawangan

sebelum menyebrang 1 orang dikenakan biaya 10.000 dan biaya administrasi 2.500 untuk menyebrang menggunakan boat, lumayan murah dan 1 boat di isi 25 orang, belum kehitung kardus2 berisi makanan yang akan dikirim di pulau gili trawangan, sebenarnya ada 3 pulau yang bisa dijangkau yaitu Gili Menu, Gili Air dan Gili Trawangan, tapi yang paling banyak wisatawan asing dan domestik adalah Gili Trawangan.

Boat menuju Gili Trawangan
Boat menuju Gili Trawangan

dan boat siap berangkat dengan waktu 20 menit menuju gili trawangakn, dan anda harus siap berdesak-desakan dengan orang dan kardus makanan, hehehhe.. sampai jumpa di cerita berikutnya (PART II)  B-)

8 Replies to “Cara Hemat ke Pulau Lombok (Part 1)”

    1. ceritanya panjang *halah.. hehehhe
      jadi dl itu batavia ada promo 88.000 seluruh indonesia, trs kan perusahaannya pailit. akhirnya citilink mau nampung waktu itu, sering2 buka air asia sama tiger air aja (banana_cool)

    1. dari bandara naik damri turun senggigi tarifnya waktu itu 25.000, dari senggigi mending cari yang penginapan di dalam gang karena lebih murah.. Setelah itu saya sarankan nyewa motor aja 45.000 kok seharinya, bisa deh buat muter2 Lombok dengan bantuan GPS (dance)

    1. Ndak semua penginapan menyediakan, tp kalo mas nya tanya di penginapan biasanya ntar dicarikan link yg nyewain motor kok, kmrn saya cuman ninggal 1 id card

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *