From This Moment (Akad Nikah)

Surabaya, 30 Agustus 2013

Motor melaju pukul 6 pagi menjemput seseorang, dengan tujuan hari ini kita rapa’, dalam bahasa indonesia sih katanya latian, tapi selang beberapa jam tiba2 pak mudin membatalkannya, akhirnya kita hanya bisa berdiam diri dirumah, membantu yang di dapurpun kepin dilarang, sebenernya bukan masalah gak boleh sih, cuma takut kecapekan aja, yups secara kita bakal berdiri nyalamin tamu tanggal 1 september nanti

31 Agustus 2013, 18.00

semua orang sibuk menyiapkan hari kebahagiaan kita, yang dimana butuh waktu 3 bulan, mulai dari undangan, souvenir, pakaian, cincin, seserahan, dan itu cukup melelahkan namun menyenangkan, harus pintar membagi waktu antara pekerjaan dan persiapan semuanya, malam itu semua orang, sanak saudara, adik kakak, saya dan dia berkumpul dimalam yang dimana besok pagi saya sudah tidak menyandang status single, aahh rasanya itu nano nano, mungkin dia juga lebih nano nano, heheheh.. waktu menunjukkan pukul 22.00, kamar pengantinpun juga sudah dihias dan wanginya bunga yang dipajang tepat di atas kepala, masih sendiri dan tidak bisa tidur, semua orang diluar masih bergadang mempersiapkan ini itu, ada yang melepas rindu karena berkumpul dengan saudara dari beberapa kota. dan tepat pukul 02.00 dini hari saya tertidur, amat pulas

1 September 2013 pukul 05.00 wib

pagi ini saya bersih diri sebelum perias datang merias sebelum akad nikah, saya pun kebawah mengecek semua persiapan dekor, tak kunjung dipasang, sedikit membuat saya resah, karena undangan resepsi pukul 13.00, 1 jam kemudian perias datang dan mulai merias saya, sedikit demi sedikit rasa resah itu hilang bercampur aduk dengan degdegdegan menjelang akad nikah, berharap ada sahabat, adek atau kakak yang menemani saya saat dirias, beberapa menit saudara dari ngawi naik ke kamar dan menyapa dengan riang, sedikit tenang, akhirnya setelah selesai 3 orang sahabat datang ke kamar saya dan memberi surprise dan menemani saat akad akan berlangsung pukul 09.00 nanti.

1235979_535371496532072_12296157_n

akhirnya.. Ijab Qobul pun berjalan dengan lancar, dan tangisku, orang tuaku, saudara-saudaraku, dan sahabat-sahabatku tak bisa di bendung.. tangis bahagia dimana ketika saya sudah SAH menjadi seorang Istri dari ALI MASHURI.. Alhamdulillah..

Ijab Qobul
Ijab Qobul
Ayah Ibu
Ayah Ibu
Subhanallah
Ayah Ibu dan Mertua
Ayah Ibu dan Mertua

Suasana Haru dan Bahagia jadi satu di pagi yang Indah itu, Barakallah

1 September 2013 (cozy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *